عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «إذا قَام أحَدُكُم من الليل، فَاسْتَعْجَمَ القرآن على لِسَانه، فلم يَدْرِ ما يقول، فَلْيَضْطَجِع».
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian bangun pada waktu malam (salat malam), kemudian lisannya berat membaca Al-Qur`ān, dan ia tidak sadar atas apa yang ia katakan, hendaklah ia berbaring (tidur)."
عن كعب بن عياض رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: «إن لكل أُمَّة فتنة، وفِتنة أُمَّتي: المال».
Dari Ka'ab bin 'Iyāḍ -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sesungguhnya setiap umat itu ada fitnahnya, dan fitnah umatku adalah harta."
عن أبي صَفْوان سُوَيْدِ بن قيس رضي الله عنه قال: جَلَبْتُ أنا وَمَخْرَمَةُ العَبْدِيُّ بَزًّا من هَجَر، فجاءنا النبي صلى الله عليه وسلم فَسَاوَمَنَا بسَرَاوِيلَ، وعندي وَزَّانٌ يَزِنُ بالأَجْر، فقال النبي صلى الله عليه وسلم للوَزَّان: «زِنْ وأرْجِح».
Dari Abu Ṣafwān Suwaid bin Qais -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Aku dan Makhramah Al-'Abdi mengambil beberapa pakaian dari Hajar. Lalu Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- datang kepada kami kemudian beliau menawar beberapa celana kepada kami. Aku memiliki tukang timbang yang menimbang dengan upah." Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda kepada tukang penimbang, "Timbanglah dan lebihkan!"
عَنْ سَهْلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ، فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ».
Sahl -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ, bahwa beliau bersabda, "Sesungguhnya di surga ada satu pintu bernama ar-Rayyān. Pada hari Kiamat kelak, orang-orang yang berpuasa akan masuk dari pintu itu. Tidak ada seorang pun yang masuk selain mereka. Dikatakan, 'Di manakah orang-orang yang berpuasa?' Lantas mereka berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang masuk dari pintu itu. Jika mereka telah masuk, pintu itu pun ditutup, sehingga tidak ada seorang pun yang masuk dari pintu itu setelahnya."
1- An-Nawawiy berkata, "Di dalam hadis ini terdapat keutamaan puasa dan kemuliaan orang-orang yang berpuasa."
2- Allah mengkhususkan satu pintu di antara delapan pintu surga bagi orang-orang yang berpuasa, lalu ditutup apabila mereka telah masuk.
3- Menjelaskan bahwa surga memiliki banyak pintu.
4- As-Sindiy berkata, "Sabda beliau: Di manakah orang-orang yang berpuasa? Maksudnya yang banyak berpuasa. Seperti kata al-'ādil (orang yang adil) dan aẓ-ẓālim (orang yang zalim) digunakan pada orang yang terbiasa melakukanya, bukan bagi orang yang melakukannya hanya satu kali."
5- Ar-Rayyān artinya yang menghilangkan dahaga; karena orang yang berpuasa mengalami haus, apalagi di hari-hari musim panas yang panjang lagi panas. Maka mereka diberikan ganjaran dengan memberi nama pintu yang khusus untuk mereka ini: pintu ar-Rayyān. Konon, kata "ar-rayyān" dengan wazan fa'lān, artinya banyak kenyang, kebalikan dari haus. Dinamakan demikian sebagai balasan bagi orang-orang yang berpuasa atas rasa haus dan lapar mereka.
عن ابن عباس رضي الله عنهما في قصة بريرة وزوجها، قال: قال لها النبي صلى الله عليه وسلم : «لو رَاجَعْتِهِ؟» قالت: يا رسول الله تأمرني؟ قال: «إنما أشْفَع» قالت: لا حاجة لي فيه.
Dari Ibnu Abas -raḍiyallāhu 'anhumā- tentang kisah Barīrah dan suaminya, dia berkata, "Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berkata kepadanya, 'Seandainya engau rujuk dengannya?" Dia berkata, "Wahai Rasulullah, apakah engkau memerintahkan aku?' Beliau bersabda, 'Aku hanya sarankan saja.' Maka dia berkata, 'Saya tidak lagi butuh dengannya."
عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: لما كان يوم حُنين آثر رسول الله صلى الله عليه وسلم ناسًا في القِسْمَة، فأعطى الأَقْرَع بن حَابِس مئة من الإبل، وأعطى عُيينة بن حِصن مثل ذلك، وأعطى نَاسًا من أشراف العَرب وآثَرَهُم يومئذ في القِسْمَة. فقال رجل: والله إن هذه قِسْمَة ما عُدل فيها، وما أُريد فيها وجه الله، فقلت: والله لأُخبرن رسول الله صلى الله عليه وسلم فأتيته فأخبرته بما قال، فتغير وجهه حتى كان كالصِّرفِ. ثم قال: «فمن يَعْدِل إذا لم يعدل الله ورسوله؟» ثم قال: «يَرحم الله موسى، قد أُوذي بأكثر من هذا فصبر». فقلت: لا جَرم لا أرفع إليه بعدها حديثًا.
Dari Abdullah bin Mas'ūd -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Ketika perang Ḥunain, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memberi bagian lebih hasil rampasan perang untuk beberapa sahabat. Beliau memberi Al-Aqra' bin Ḥābis seratus unta. Memberi 'Uyainah bin Ḥiṣn juga seperti itu. Dan memberi bagian lebih kepada beberapa pemuka Arab. Lantas seseorang berkata, "Demi Allah, ini pembagian yang tidak adil dan tidak diridai Allah." Maka aku berkata, "Demi Allah, aku akan melaporkannya kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Aku pun melaporkan apa yang dia katakan tadi. Maka wajah beliau berubah dan memerah. Kemudian beliau bersabda, "Lalu siapa yang bisa adil jika Allah dan Rasul-Nya tidak adil?!" Lantas beliau melanjutkan, "Semoga Allah merahmati Nabi Musa; beliau disakiti lebih dari ini, dan dia tetap bersabar." Maka aku pun berkata, "Tidak ada dosa, bila saya tidak melaporkan lagi kepada beliau suatu pembicaraan setelahnya."
عن أسامة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «قُمْتُ على باب الجنَّة، فإذا عامَّة من دخلها المساكين، وأصحاب الجَدِّ مَحْبُوسُونَ، غير أن أصحابَ النَّار قد أُمِرَ بهم إلى النَّار، وقُمْتُ على باب النَّار فإذا عَامَّة من دخلها النساء».
Dari Usāmah-raḍiyallāhu 'anhu- dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Aku berdiri di atas pintu surga. Ternyata mayoritas orang yang memasukinya adalah orang-orang miskin. Sedangkan orang-orang kaya tertahan. Di sisi lain penghuni neraka diperintahkan untuk masuk ke neraka. Aku berdiri di atas pintu neraka. Ternyata mayoritas orang yang memasukinya adalah perempuan."
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «كان داود -عليه السلام- لا يأكلُ إلا من عمل يده».
وعن المقدام بن معد يكرب رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «ما أكل أحد طعاما قط خيرا من أن يأكل من عمل يده، وإن نبي الله داود صلى الله عليه وسلم كان يأكل من عمل يده».
Dari Abu Hurairah, dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, ia berkata, "Dulu Daud -'Alaihissalām- tidak makan kecuali dari hasil kerja tangannya." Dari Al-Miqdām bin Ma'di Karib -raḍiyallāhu 'anhu-, dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, ia berkata, "Tidaklah seseorang makan makanan yang lebih baik dari makan hasil usahanya sendiri. Sesungguhnya Nabiyullah Daud -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dulunya makan dari hasil kerja tangannya."
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «كان رجلٌ يُدَايِنُ الناسَ، فكان يقول لفتاه: إذا أتيتَ مُعسِرًا فتجاوز عنه، لعل اللهَ يَتجاوزُ عنا، فلقي اللهَ فتجاوز عنه».
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Dahulu ada seorang laki-laki yang biasa memberikan pinjaman utang kepada orang lain. Dia selalu berpesan kepada pembantunya, 'Jika engkau mendapatkan orang yang kesulitan, maka maafkanlah ia, semoga Allah memaafkan kita (di akhirat).' Kemudian dia menemui Allah (meninggal), dan Allah pun memaafkannya."
1- Berbuat baik dalam muamalah kepada manusia dan memaafkan mereka serta memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan termasuk sebab keselamatan hamba yang paling besar kelak di hari kiamat.
2- Berbuat baik kepada manusia, ikhlas kepada Allah dan mengharapkan rahmat-Nya termasuk sebab pengampunan dosa.
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «كان زكريا -عليه السلام- نجَّارا».
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Zakariya -'alaihissalām- adalah tukang kayu."